Senin, 01 Februari 2010

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN KELAINAN KATUP JANTUNG

Katup merupakan pintu yang mengalirkan darah di dalam jantung antara atrium dan ventrikrl serta antara ventrikel dan aorta/arteri pulmonalis. Pergerakan membuka dan menutupnya pasif tergantung pada tekanan dari atrium dan ventrikel jantung.
Beberapa katup (valvula):
1. Katup atrioventrikuler (katup antara atrium dan ventrikel)
a. Valvula trikuspidalis : antara atrium kanan dan ventrikel kanan
b. Valvula bikuspidalis: antara ventrikel kiri dengan atrium kiri
Kedua katup tersebut memungkinkan darah mengalir dari masing-masing atrium ke ventrikel pada saat diastole ventrikel dan mencegah aliran balik pada saat diastole ventrikel.
2. Katup semilunar (katup antara ventrikel dengan aorta/arteri pulmonalis):
a. Katup aorta
b. Katup pulmonal
Masing-masing memiliki 3 daun katup yang simetris dan menonjol seperti corong yang dikaitkan dengan cincin serabut. Pembukaan katup terjadi pada waktu masing-masing ventrikel berkontraksi (tekanan ventrikel lebih tinggi daripada tekanan yang ada dalam pembuluh darah arteri/aorta.
Hal ini memungkinkan darah mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri pulmonalis dan aorta selama systole ventrikel dan mencegah aliran balik sewaktu ventrikel diastole. Dalam keadaan normal, luas permukaan katup 4-6 cm.
PENYAKIT KATUP
Ada dua jenis penyakit katup yaitu:
1. Stenosis katup: katup menyempit, Katup menjadi lebih tebal sehingga menurunkan fleksibilitas katup
2. Insufisiensi katup (regurgitasi): katup mengalami kekakuan akibat scar dan retraksi sehingga tidak dapat menutup dengan sempurna.
MITRAL STENOSIS
yaitu terhambatnya aliran darah dalam jantung akibat perubahan struktur katup mitral yang menyebabkan tidak membukanya katup mitral secara sempurna pada saat diastolic.
ETIOLOGI:
1. PENYAKIT JANTUNG REMATIK (99%)
2. Pembentukan thrombus, penumpukan kalsium, dan atrial mixoma.
Patofisiologi:
Perubahan yang terjadi pada mitral stenosis adalah:
1. Komisura saling melengket satu sama lain dan bentuk berubah
2. Cup daun katup menjadi lebih tebal membentuk jaringan fibrosis
3. Chordate tendinae menebal, memendek dan saling melekat
Tingkatan stenosis
1. Sedang: bila luas pembukaan katup 1,5 – 2 cm. Sudah menimbulkan perubahan hemodinamik. Aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri dengan tekanan abnormal
2. Berat: Bila luas pembukaan katup <= 1 cm. Darah mengalir dari atrium kiri ke ventrikel kiri dengan tekanan yang tinggi, terjadi peningkatan tekanan vena pulmonal tekanan onkotik terganggu terjadilah edema paru.
Akibat lain: Darah yang dialirkan dari atrium ke ventrikel berkurang, deficit aliran darah ke aorta ----- gangguan hemodinamik
GEJALA KLINIK
1. Sesak saat aktivitas
2. Cepat lelah
3. Lemah
4. Palpitasi, keringat dingin
5. Batuk, pada kongesti vena ada orthopnea, hemoptisis, PND
6. Disfagia, tidak napsu makan
7. Kadang-kadang chest pain
8. Edema perifer (mulai terjadi gagal jantung kanan)
9. Cianosis
10. BJ Jantung 1 keras, murmur sistolik
11. kekuatan nadi melemah, takikardi
12. Gangguan pada EKG

Pemeriksaan penunjang
1. EKG
2. Echocardiography
3. Thoraks foto
Penatalaksanaan medis
1. Perbaikan katup/penggantian katup dengan mitral valve replacement (MVR)
2. Obat-obatan: antibiotic, digitalis, diuretic, antikoagulan, anti aritmia
3. Diet rendah garam
STENOSIS MITRAL


PENINGKATAN TEKANAN ATRIUM KIRI
VENA PULMONALIS DAN DILATASI ATRIUM


PENINGKATAN TEKANAN VENA ARTERI PULMONALIS


DILATASI VENTRIKEL KIRI PERUBAHAN TEKANAN ONKOTIK PLASMA HIPERTENSI PULMONAL



HIPERTROPI VENTRIKEL KIRI KONGESTI PARU EDEMA PARU



KEGAGALAN VENTRIKEL KIRI PEMBESARAN ATRIUM
DAN VENTRIKEL KANAN



GAGAL JANTUNG KIRI GAGAL JANTUNG KANAN


DISTENSI VENA JUGULARIS


ASCITES


EDEMA PERIFER









MITRAL INSUFISIENSI

Keadaan dimana terjadi aliran darah balik (regurgitasi) dari ventrikel ke atrium selama sistolik yang disebabkan oleh kebocoran katup mitral.
Insiden minsufisiensi mitral lebih sedikit daripada mitral stenosis


ETIOLOGI:
1. MITRAL INSUFISIENSI AKUT
a. Perforasi karena terjadi infeksi pada jantung
b. Rupture chordate tendinae
c. Ruptur muskulus papilaris, seiring dengan infark miokardium
2. MITRAL INSSUFISIENSI KRONIK
a. Penyakit jantung rematik (RHD)
b. Anomaly congenital
c. Endokarditis
d. Cardiomioplasty
Patofisiologi:
Katup mengalami pemendekan, kekakuan, deformitas dan retraksi pada 1 atau 2 katup mitral, terjadilah pemendekan dan saling melekatnya chordate tendinae dan otot papilaris. Selama periode systole, tekanan lebih banyak di ventrikel kiri. Akibat penutupan yang tidak sempurna dari katup mitral mengakibatkan darah kembali ke atrium kiri yang mengakibatkan distensi pada vena pulmonal. Akibatnya atrium kiri akan bekerja lebih keras untuk memompakan darah. Akibat kerja yang berlebihan tersebut terjadilah dilatasi dan hipertropi atrium kiri. Peningkatan atrium kiri dapat menyebabkan kongesti pulmonal dan memicu terjadinya gagal jantung kanan.

GEJALA KLINIK:
Ssesak saat olahraga, aktivitas, stress, hamil
Lelah, pusing, palpitasi, suara serak/parau. Batuk
Hemoptisis (jarang), chest pain (jarang)
Sistolik murmur, BJ 1 melemah, JVP meningkat
Bunyi napas rhonkii, cyanosis, diaphoresis
Nadi melemah (bisa normal), irama tidak teratur
Tekanan darah normal/menurun

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
1. EKG
2. THORAKS FOTO
PENATALAKSANAAN
1. Non surgical:
a. Mengurangi aktivitas
b. Mengurani intake garam, diuretic
c. Pemberian digitalis
d. Pemberian vasodilator----mengurangi resistensi, pengosongan ventrikel kiri-----mengurangi regurgitasi
e. Anti koagulan -----mengurangi risiko emboli
f. Oksigen

2. Surgical: (pada mitral inssufisiensi berat)
Diagnose keperawatan
1. Penurunan curah jantung b.d. peningkatan tekanan atrium, kongesti vena
2. Gangguan perfusi jaringan b.d. terganggunya lairan darah arteri dan vena
3. Berlebihnya volume cairan b.d. retensi natrium dan air
4. Intoeransi aktivitas b.d. tidak adekuatnya suplai oksigen
5. Cemas b.d.perubahan status kesehatan, dampak hospitalisasi

STENOSIS TRIKUSPID
Penyebab terbesar adalah penyakit jantung rematik (RHD). Biasanya tidak berdiri sendiri tetapi umumnya bersama-sama dengan stenosis mitralis.
PATOFISIOLOGI
Darah dari atrium kanan sedikit tertahan karena penyempitan katup trikuspid
Atrium kanan akan menekan lebih kuat atrium kanan mengalami dilatasi dan hipertropi.
Curah jantung juga akan berkurang akibat adanya hambatan sirkulasi pada tingkat katup tricuspid.
GEJALA KLINIS
Peningkatan tekanan atrium kanan akan diteruskan ke vena kava superior dan vena cava inferior perasaan berdenyut pada leher, kepala juga adanya perasaan perih diperut akibat adanya hepatomegali. Keadaaan curah jantung yang rendah akan mengakibatkan mudah lelah, sesak napas dan gejala lain seperti halnya stenosis mitral
PEMERIKSAAN DIAGNOSIS
1. Ecg
2. Thoraks foto
3. Echocardiography
4. Kateterisasi jantung
PENATALAKSANAAN
1. Kurangi Aktivitas fisik
2. Obat diuretic
3. Operasi valvotomy, tetapi paling baik tricuspid valve replacement (TVR)
INSUFISIENSI TRIKUSPID
Dapat terjadi atas dua sebab:
1. Fungsional disebabkan dilatasi ventrikel kanan yang menyebabkan dilatsi tricuspid yang akhirnya menyebabkan insufisiensi tricuspid. Timbul sebagai akibat adanya decompensasio cordis kanan
2. Organic, disebabkan RHD dan atau kelainan congenital
PATOFISIOLOGI
Insufisiensi Trikuspid Memungkinkan Adanya Darah Yang Kembali Ke Atrium Kanan Pada Saat Ventrikel Sistolik Dan Pada Saat Ventrikel Diastolik Volume Darah Yang Sampai Atrium Kanan Dan Ventrikel Kanan Mengalami Dilatasi Dan Hipertropi
GEJALA:
Sama Dengan Stenosis Trikuspid

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
1. ECG
2. Echocardiography
3. Thoraks foto
4. Kateterisasi
PENATALAKSANAAN
KONSERVATIF
- ISTIRAHAT, PEMBATASAN AKTIVITAS FISIK
- OBAT-OBATAN: DIGITALIS, DIURETIK
OPERATIF
- VALVULOPLASTY BERSAMAAN PADA KATUP MITRAL YANG TIMBUL BERSAMA
- TVR BILA ADA KERUSAKAN OGANIK YANG BERAT

Adakah Cinta Sejati itu?

Arti Cinta

Cinta Sejati, yaa.. banyak diantara pemuda dan pemudi, atau bahkan siapapun pernah mendengar kata cinta sejati, bahkan senantiasa berharap dan mendambakannya. Tetapi, disamping berharap dan mendambakan cinta yang sejati tersebut, mereka juga terkadang masih bingung dengan arti dan makna Cinta Sejati itu sendiri. Cinta Sejati, dua kata yang cukup singkat, tetapi kita sama-sama yakin.. ada arti dan makna yang sangat dalam di balik kata-kata tersebut.

Hmm… apakah Arti Cinta Sejati itu yaa..??

Apakah Cinta Sejati itu adalah berjanji serta bersedia sehidup semati dengan orang yang dicintai?. atau…

Apakah Cinta Sejati itu adalah kebersediaan dan kerelaan untuk berkorban serta memberikan segalanya bagi orang yang dicintai apapun keinginannya, walaupun keinginannya tersebut menyimpang dari Jalan-Nya, serta bisa membuat seseorang terjerumus ke lembah dosa sekalipun?

Tentu hal itu bukan yang dinamakan dengan cinta yang sejati yaa?, tetapi mungkin lebih tepat dengan apa yang dikatakan banyak orang dengan istilah Cinta Buta, tidak bisa melihat apapun kecuali hanya melihat dan memandang orang yang dicintai.

Lalu apakah Cinta Sejati itu, apakah yang arti dan maknanya pernah dilantunkan oleh salah satu group band musik terkenal asal negeri kita sendiri, dimana mereka mengatakan bahwa Cinta Sejati adalah memberi tanpa harus menerima?

Yaa.. siapapun boleh mengartikan serta memaknai dua kata tersebut sesuai dengan cara berpikir dan cara pandang masing-masing. Di sini pun saya akan mengartikan dan memaknai Cinta Sejati itu dengan beberapa bait “Puisi Cinta Sejati” yang berasal dari pikiran dan cara pandang saya, dan mudah-mudahan ada pelajaran yang bisa dipetik bagi siapa saja yang membacanya.

Cinta Sejati adalah…

Selalu merasa gembira serta turut bersuka cita disaat orang yang dicintai mendapatkan kebahagiaan.

Cinta Sejati adalah…

Senantiasa menjadi penglipur lara disaat orang yang dicintai bersedih hati dan berduka cita.

Cinta Sejati adalah…

Selalu menuntun serta mendukung orang yang dicintainya dengan sepenuh hati untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan terpuji.

Cinta Sejati adalah…

Senantiasa meluruskan disaat orang yang dicintai berbuat kesalahan dan kekhilafan atau menyimpang dari jalan yang benar.

Cinta Sejati adalah…

Rasa cinta terhadap orang yang dicintainya tidak keluar dari Jalan yang diridhai-Nya.

Cinta Sejati adalah…

Segala cinta yang dicurahkan terhadap orang yang dicintai adalah merupakan perwujudan dari rasa cinta kepada-Nya.

Cinta Sejati adalah…

Memberikan segala cinta terhadap orang yang dicintai tanpa berharap menerima apapun darinya, kecuali keridhaan dari-Nya.

Dan… itulah yang mungkin dinamakan pula dengan Cinta Yang Hakiki.

Lalu.. adakah Cinta Sejati itu untukmu?

Yakinlah Cinta Sejati-mu itu akan segera menghampirimu dan akan segera kamu dapatkan jika kamu benar-benar mengharapkan dan berusaha untuk mendapatkannya, serta mohon camkan pula kata-kata berikut ini:

“Orang yang benar-benar cinta dan mencintaimu sesungguhnya adalah orang yang akan selalu berusaha untuk membimbingmu supaya dekat kepada Tuhan-Mu, berusaha untuk membawamu menggapai kebahagiaan dan kenikmatan nan abadi setelah kematianmu, yaitu kehidupan dan perjumpaan dengan Tuhan-mu di dalam surga-Nya kelak.. tetapi jika sebaliknya, maka yakinlah ia bukan orang yang mencintaimu, tetapi maaf… ia adalah orang yang ‘cintanya semu’ kepadamu“